Sekedar ingin nostalgia dengan lagu-lagu Rock era 80'an. Beberapa lagu dibawah ini sering aku mainin waktu SMA. Lagu-lagu Judas Priest ini iramanya dinamis, grip2-nya sederhana, rhytm-nya gak asal sebagai pengiring tapi bisa juga memiliki nada, gebukan drum sederhana tapi dinamis, melody gak ada yang susah dan njlimet.
Semua lagu Judas Priest dulu jadi semacam lagu wajib pada waktu pentas terutama lagu Breaking The Law yang mainnya gampang dan gampang diikuti oleh semua penonton
Breaking The Law
Turbo Lover
The Sentinel
Living After Midnight
Johnny B. Goode - versi ini masih kalah hebat dengan versi asli Jimmi Hendrix
01 Juni 2009
31 Mei 2009
Mimpi
"...kau tanamkan berjuta beban diri
kau tanamkan.. benih kasih adalah emosi....
Melambung jauh terbang tinggi bersama mimpi
Terlelap dalam lautan emosi...
Setelah aku sadar diri, kau tlah jauh pergi...
Tinggalkan mimpi yang tiada bertepi....
Kini hanya rasa rindu merasuk di dada
Bagaikan kumbang merayap pergi
bawa harum kasih membara....."
Cuplikan lagu Anggun C Sasmi - Mimpi
Banyak sekali orang yang memimpikan sesuatu...
"... aku pengin buku-ku cepat terbit tapi kok males banget ya nulisnya..."
"... aku pengin keluar dari pekerjaan karena boring banget nich, tapi gimana caranya...??"
"...suatu saat gue harus punya Mercy... gue akan nabung terus gue beli..."
Banyak sekali keinginan masing-masing orang yang kalau diperhatikan itu kelihatan lucu sekali tidak masuk akal dan ada yang cenderung gila.
Saya sendiri termasuk orang yang mempunyai mimpi yang selalu lebih dari apa yang orang bayangkan... "ini kata orang-orang"
Saya tidak memimpikan punya rumah atau ruko tapi saya mimpi punya pabrik, mall atau sebagai pemilik komplek perumahan, bahasa kerennya Developer.
Saya tidak ingin jadi anak band yang cukup terkenal dan punya beberapa album tetapi saya ingin jadi musisi terkenal yang mempunyai beberapa perusahaan... jadi nge-band dan bisnis bisa jalan bareng.
Saya sering di ketawai sama beberapa orang yang saya ajak sharing soal mimpi ini tetapi banyak juga yang memberikan dukungan. Semuanya saya terima karena saya suka sekali mendapatkan masukan.
Dulu sewaktu masih kuliah, saya mimpi untuk bisa menjadi programmer "sekolah saya di STIKOM Surabaya" dan juga bisa jalan-jalan keliling Indonesia. Mimpi itu sudah tercapai, semua pulau besar di Indonesia sudah saya jajaki hanya 1 yang belum yaitu Papua dan menurut saya itu cuma masalah waktu dan kemauan. Saya juga punya mimpi suatu saat punya usaha di bidang komputer dengan beberapa anak buah dan hal ini juga sudah lama terwujud.
Ada beberapa cara agar mimpi saya bisa terwujud dan ini saya nggak tahu apakah bisa cocok atau tidak buat orang lain sebab karakter tiap orang itu beda-beda.
Ini saya buat berdasarkan dari apa yang telah saya alami
1. Membuat imajinasi positif terhadap mimpi kita dengan jelas
Saya selalu berusaha untuk selalu yakin akan setiap mimpi yang saya buat. Selalu saya buat langkah-langkah imajiner dalam otak. Saya buat step by step dalam otak untuk mencapai mimpi itu.
2. Selalu menjaga mimpi agar selalu On The Track
Hal ini membutuhkan fokus dari kita. Biasanya kita itu seperti anak kecil yang selalu berubah pikiran jika melihat hal lain yang lebih menjanjikan dan saya termasuk orang yang seperti itu. Jika saya mengalami hal ini maka biasanya saya berhenti sejenak dan mengamati dulu prosesnya. Berhenti disini dalam artian bukannya mundur dari mimpi tetapi saya mencoba untuk berpikir dengan jernih dan bukannya berpikir dengan emosi.
3. Segera bangun tidur dan buat perubahan kecil
Setiap kali saya mempunyai mimpi maka saya selalu melakukan perubahan kecil dalam tingkah laku sehari-hari. Sekarang ini saya ingin menjadi seperti Setiawan Djodi, maka yang saya lakukan setiap saya kerja adalah selalu mendengarkan semua lagu dan menyimak dengan jelas setiap ketukan, nada, tempo pada lagu tersebut. Saya pelajari bagaimana orang ini bisa seperti itu. Kalau kata orang-orang pinter itu disebut teknik ATM "Amati - Tiru - Modifikasi"
4. Berdoa dan pasrah kepada Yang Maha Kuasa
Hal ini yang paling penting dalam mewujudkan mimpi. Saya banyak sekali terbantu dengan tangan Tuhan dalam mewujudkan mimpi. Yakinlah bahwa Tuhan akan selalu menjawab semua doa kita.
Sebagai contoh implementasi mimpi, yang saya lakukan sebagai berikut...
Untuk lebih mempertegas mimpi, saya selalu menuliskan mimpi dan menyebarkan kepada semua orang... gunanya untuk apa toh orang lain juga nggak ada untungnya.
Benar buat orang lain tidak ada gunanya tetapi buat saya hal ini berguna sekali. Saya menunggu komentar dari orang-orang tersebut baik yang mendukung, mencela, mengkritik atau apapun. Dan biasanya jika sudah tiba waktunya saya masih belum bisa juga mewujudkan mimpi itu maka saya pasti malu BESAAARRRR.... nah untuk menghilangkan rasa malu ini maka saya harus fokus dan cepat-cepat mewujudkan mimpi kalau nggak... wah orang-orang bisa nertawain saya karena saya dianggap orang gila
Mimpi saya saat ini beda dengan 3 bulan yang lalu kenapa beda.... karena saya telah merangkumnya menjadi 3 bagian
Mimpi saya 3 bulan lalu
1. Otomatisasi System Pradana Komputer "Nama Perusahaan saya"
2. Margin Rp. 20.000.000,- per bulan
3. Jualan kue minimal 2 catering
4. Set up 5 usaha baru
5. Beli 2 property (rumah, ruko, gedung, dll)
Setelah saya lakukan evaluasi dan ternyata untuk no 1 sampai saat sudah 80% jalan. Margin Rp. 20.000.000,- perbulan terlalu kecil karena saya salah setting. No 3 - 5 itu saya jadikan 1 dan mimpi saya saat ini sampai akhir tahun 2009....
1. Full otomatisasi Pradana Komputer
2. Beli 2 property - "Sudah dapat 1 property di Margonda Depok "
3. Blogger
Untuk jangka panjang....
Saya akan mewujudkan mimpi menjadi Musisi, Developer dan mendapatkan passive income dari menerbitkan buku
GOD please assist me...
26 Mei 2009
Panduan Mastermind
Informasi ini saya copy dari situs TDACipasera semoga bisa dijadikan panduan untuk bermastermind
1. Definisi
Kelompok Mastermind adalah kelompok-kelompok kecil yang memiliki komitmen tinggi yang beranggotakan para pebisnis dan atau calon pebisnis untuk mencapai target yang disepakati bersama. Dengan adanya kelompok mastermind ini diharapkan para pebisnis akan memiliki lingkungan (miliu) yang positif yang dapat mendukung perkembangan bisnisnya. Dari kelompok ini diharapkan akan menghasilkan para pebisnis tangguh, memiliki perilaku untuk saling membantu sesama anggotanya, serta memiliki jaringan kerja (network) yang kuat. Kelompok Mastermind memiliki kurikulum & referensi yang dijadikan acuan dalam setiap pembahasan.
2. Tujuan & manfaat
Tujuan utama dari dibentuknya Kelompok Mastermind adalah agar bisnis dari setiap anggotanya dapat berkembang secara optimal. Tujuan ini tercapai dengan adanya saling mendukung di antara anggota. Beberapa manfaat dari Kelompok Mastermind:
• Memiliki konsultan gratis
• Mendapat lingkungan yg mendukung bisnis
• Belajar dari sesama anggota
• Timbulnya ide2 baru
• Mendapatkan semangat/energy baru dlm menjalankan bisnis
• Memiliki tempat curhat
• Menumbuhkan & menjaga motivasi bisnis
• Menambah network
3. Nilai-nilai yang harus ditegakkan
• Komitmen
• Give & Take
• Saling Percaya
• Kejujuran
• Keterbukaan
• Solidaritas & kebersamaan
• Tidak ada figuritas
4. Cara pembentukan Kelompok Mastermind
Bagaimana cara membentuk Kelompok Mastermind?
• Mengumpulkan calon angota yg bersepakat membentuk KMM
• Bangun komitmen unutk membetuk KMM dgn mempertimbangkan kemudahan untuk bertemu (tempat & waktu)
• Menentukan tempat & waktu default pertemuan
• Kumpulkan biodata
• Tunjuk satu koordinator & notulis
• Daftarkan ke divisi MM TDA. Hanya yg teregister yang di akui
• Dianjurkan memiliki beragam latar belakang bisnis
5. Keanggotaan
• Siapa?
l. Para pebisnis dan atau calon pebisnis
ll. Untuk memudahkan bertemu, dianjuran yang memiliki kedekatan goegrafis
lll. Memiliki kesamaan level bisnis
iv. Dianjurkan pria & wanita dipisah dgn pertimbangan kedekatan emosional & psikologis
v. Tidak diijinkan memiliki keanggotaan lebih dari 1 KMM
• Jumlah
l. Jumlah anggota yang optimal 5 ~ 8 orang
ll. Terlalu banyak anggota akan tidak efektif pertemuanya
lll. Terlulu sedikit, jumlah masukan akan sedikit
• Tugas Koordinator
i. Sebagai pintu komunikasi ke ketua divisi MM TDA & pihak lainnya
ii. Mengkoordinir pertemuan rutin
• Cara masuk
i. Lihat ke http://tdamastermind.blogspot.com untuk mendaptkan info KMM yg terdekat
ii. Menghubungi koordinator Kelompok Mastermind untuk menanyakan status keanggotaan Kelompok Mastermind ybs, masih terbuka atau sudah tertutup.
• Cara pindah KMM
i. Alasan pindah
- Jarak
- Waktu
- Atau sebab lainnya
ii. Lapor ke coordinator KMM untuk diteruskan ke div MM TDA
• Mastermind Online
Untuk wilayah yang anggotanya masih belum mencukupi untuk membentuk 1 kelompok mastermind maka bisa bergabung dengan anggota dari wilayah lain dengan sistem online, tetapi hal ini hanya untuk sementara sebelum anggota mencapai jumlah yg cukup.
• Komitmen
Untuk menjaga komitmen setiap anggota maka perlu dibuat ketentuan bahwa setiap anggota KMM wajib hadir pada setiap pertemuan mastermind yang sudah disepakati bersama.
Apabila selama 3 kali berturut-turut tidak hadir tanpa alasan kuat yang bisa dibenarkan oleh seluruh anggota KMM maka secara otomatis keanggotaannya dinyatakan gugur.
6. Kurikulum RDBPSAP (Reason (alasan), Dream (mimpi), Believe (percaya), Passion (keinginan), Strategy (siasat), Action (tindakan), Pray (doa))
7. Kegiatan
• Pertemuan rutin
i. Sharing (pengungkapan perasaan, winning dll) What I fell like expression (WIFLE)
ii. 2 ~ 3 jam. Masing2 anggota 15 menit (10 menit sharing, 5 menit tanggapan)
iii. Sharing ilmu bisnis
iv. Ada notulis & timer & moderator
• Kunjungan bisnis
• Pelatihan/workshop
• Raker, setahun sekali, untuk menyusun program kerja setahun ke depan
8. Referensi
Buku yang bisa dijadikan referensi:
1. Master Your Mind Design Your Destiny – Adam Kho with Stuart Tan
2. The Seven Habits of Highly Effective People – Stephen R. Covey
3. Financial Revolution – Tung Desem Waringin
4. Blue Ocean Strategy – W. Chan Kim & Renee Mauborgne
5. Billionaire in Training – Bradley J. Sugars
6. Instant Series by Bradley J. Sugars:
a. Instant Leads
b. Instant Promotions
c. Instant Sales
d. Instant Profit
e. Instant Cashflow
f. Instant Systems
g. Instans Team Building
h. Silakan ditambahkan sesuai kebutuhan
9. Tempat, Waktu & Konsumsi
• Dianjurkan tempat yang tidak berbiaya mahal, tidak bising
• Tempat pertemuan sebaiknya dibuat bervariasi. Di alam terbuka & tempat-tempat yang bisa memberikan inspirasi sangat dianjurkan
• Dianjurkan seminggu sekali
• Durasi pertemuan 2~3 jam
• Konsumsi yg sederhana shg tidak memberatkan anggota
10. Media komunikasi
• Buat media komunikasi antar anggota (SMS, Blog, milis, Facebook dll)
11. Leveling
i. Level Start Up : omset bisnis 0 – 500 Jt / thn
ii. Level Growing-1 : omset bisnis 500 Jt – 1 M / thn
iii. Level Growing-2 : omset bisnis 1 M – 10 M / thn
iv. Level Growing-3 : omset bisnis 10 M – 100 M / thn
v. Level Growing-4 : omset bisnis diatas 100 M / thn
Untuk wilayah dengan anggota yang sudah cukup banyak maka sistem leveling ini bisa diterapkan, namun apabila anggotanya masih sedikit maka antar level bisa digabung.
12. Kewajiban Membina Kelompok MM Lainnya
Setiap anggota kelompok mastermind pada level growing wajib membina kelompok lainnya yg berada pada level di bawahnya. Kewajiban pembinaan ini menjadi tanggungjawab kelompok mastermind dan bukan perorangan.
13. Tujuh Rahasia
Tujuh rahasia untuk menciptakan dan mempertahankan sebuah kelompok mastermind yang sukses adalah sebagai berikut:
1. Kita harus mempunyai tim dengan sudut pandang dan latar belakang yang beraneka ragam.
Karena kita menginginkan perspektif yang berbeda, maka orang-orang dalam tim harus berasal dari industri atau bidang keahlian yang berbeda pula. Ketika megembangkan atau menyusun ulang ide-ide dari perspektif yang berbeda, ide yang lebih baik biasanya akan diperoleh.
2. Pilihlah seseorang untuk memimpin kelompok
Jika mastermind beranggotakan lima atau lebih, maka sudah saatnya menunjuk seorang pemimpin. Pemimpin akan menjaga tim tetap di jalan yang tepat. Membantu semua orang dalam membuka pemikiran mereka pada saat proses menghasilkan ide.
3. Buatlah sebuah tujuan bersama.
Sebuah tim akan efektif jika tujuan atau hasil yang ingin dicapai jelas. Hampir semua mastermind yang kekurangan visi dan sebuah tujuan bersama akan mengalami kegagalan.
4. Milikilah agenda
Agenda ini sangat penting untuk menjaga tim mastermind tetap terfokus pada saat pertemuan.
5. Bukalah pikiran.
Masing-masing anggota tim harus tetap terbuka. Ketika sebuah ide pertama kali dikemukakan, catatlah ide tersebut tanpa melakukan perubahan. Baru setelah semua ide dikemukakan, baru diteliti satu persatu. Kembangkanlah masing-masing ide sehingga diperoleh ide yang lebih bagus. Lalu pilihlah ide yang paling efektif, dan ambillah tindakan.
6. Berikan waktu tertentu dan adakanlah pertemuan secara teratur.
Pertemun yang efektif sebaiknya setiap minggu, atau minimal dua kali sebulan. Pertemuan yang teratur dan konsisten sangat penting. Jika tidak, momentum dan antusiasme akan menurun.
7. Bersenang-senanglah.
Bersenang-senanglah, have Fun... Ini adalah hal yang paling penting. Karena jika kita dan semua orang yang ada dalam kelompok mastermind bergembira, maka kualitas dari ide-ide akan naik.
Sumber : Meet And Grow Rich by Joe Vitale and Bill Hibbler
Point-point bermastermind ini sedang disusun dan dikembangkan oleh:
Mastermind Cipasera 1 (www.tdacipasera.co.cc) dan group MM yang lain yang nantinya akan dibakukan oleh Divisi MM TDA untuk dijadikan panduan MM TDA
1. Definisi
Kelompok Mastermind adalah kelompok-kelompok kecil yang memiliki komitmen tinggi yang beranggotakan para pebisnis dan atau calon pebisnis untuk mencapai target yang disepakati bersama. Dengan adanya kelompok mastermind ini diharapkan para pebisnis akan memiliki lingkungan (miliu) yang positif yang dapat mendukung perkembangan bisnisnya. Dari kelompok ini diharapkan akan menghasilkan para pebisnis tangguh, memiliki perilaku untuk saling membantu sesama anggotanya, serta memiliki jaringan kerja (network) yang kuat. Kelompok Mastermind memiliki kurikulum & referensi yang dijadikan acuan dalam setiap pembahasan.
2. Tujuan & manfaat
Tujuan utama dari dibentuknya Kelompok Mastermind adalah agar bisnis dari setiap anggotanya dapat berkembang secara optimal. Tujuan ini tercapai dengan adanya saling mendukung di antara anggota. Beberapa manfaat dari Kelompok Mastermind:
• Memiliki konsultan gratis
• Mendapat lingkungan yg mendukung bisnis
• Belajar dari sesama anggota
• Timbulnya ide2 baru
• Mendapatkan semangat/energy baru dlm menjalankan bisnis
• Memiliki tempat curhat
• Menumbuhkan & menjaga motivasi bisnis
• Menambah network
3. Nilai-nilai yang harus ditegakkan
• Komitmen
• Give & Take
• Saling Percaya
• Kejujuran
• Keterbukaan
• Solidaritas & kebersamaan
• Tidak ada figuritas
4. Cara pembentukan Kelompok Mastermind
Bagaimana cara membentuk Kelompok Mastermind?
• Mengumpulkan calon angota yg bersepakat membentuk KMM
• Bangun komitmen unutk membetuk KMM dgn mempertimbangkan kemudahan untuk bertemu (tempat & waktu)
• Menentukan tempat & waktu default pertemuan
• Kumpulkan biodata
• Tunjuk satu koordinator & notulis
• Daftarkan ke divisi MM TDA. Hanya yg teregister yang di akui
• Dianjurkan memiliki beragam latar belakang bisnis
5. Keanggotaan
• Siapa?
l. Para pebisnis dan atau calon pebisnis
ll. Untuk memudahkan bertemu, dianjuran yang memiliki kedekatan goegrafis
lll. Memiliki kesamaan level bisnis
iv. Dianjurkan pria & wanita dipisah dgn pertimbangan kedekatan emosional & psikologis
v. Tidak diijinkan memiliki keanggotaan lebih dari 1 KMM
• Jumlah
l. Jumlah anggota yang optimal 5 ~ 8 orang
ll. Terlalu banyak anggota akan tidak efektif pertemuanya
lll. Terlulu sedikit, jumlah masukan akan sedikit
• Tugas Koordinator
i. Sebagai pintu komunikasi ke ketua divisi MM TDA & pihak lainnya
ii. Mengkoordinir pertemuan rutin
• Cara masuk
i. Lihat ke http://tdamastermind.blogspot.com untuk mendaptkan info KMM yg terdekat
ii. Menghubungi koordinator Kelompok Mastermind untuk menanyakan status keanggotaan Kelompok Mastermind ybs, masih terbuka atau sudah tertutup.
• Cara pindah KMM
i. Alasan pindah
- Jarak
- Waktu
- Atau sebab lainnya
ii. Lapor ke coordinator KMM untuk diteruskan ke div MM TDA
• Mastermind Online
Untuk wilayah yang anggotanya masih belum mencukupi untuk membentuk 1 kelompok mastermind maka bisa bergabung dengan anggota dari wilayah lain dengan sistem online, tetapi hal ini hanya untuk sementara sebelum anggota mencapai jumlah yg cukup.
• Komitmen
Untuk menjaga komitmen setiap anggota maka perlu dibuat ketentuan bahwa setiap anggota KMM wajib hadir pada setiap pertemuan mastermind yang sudah disepakati bersama.
Apabila selama 3 kali berturut-turut tidak hadir tanpa alasan kuat yang bisa dibenarkan oleh seluruh anggota KMM maka secara otomatis keanggotaannya dinyatakan gugur.
6. Kurikulum RDBPSAP (Reason (alasan), Dream (mimpi), Believe (percaya), Passion (keinginan), Strategy (siasat), Action (tindakan), Pray (doa))
7. Kegiatan
• Pertemuan rutin
i. Sharing (pengungkapan perasaan, winning dll) What I fell like expression (WIFLE)
ii. 2 ~ 3 jam. Masing2 anggota 15 menit (10 menit sharing, 5 menit tanggapan)
iii. Sharing ilmu bisnis
iv. Ada notulis & timer & moderator
• Kunjungan bisnis
• Pelatihan/workshop
• Raker, setahun sekali, untuk menyusun program kerja setahun ke depan
8. Referensi
Buku yang bisa dijadikan referensi:
1. Master Your Mind Design Your Destiny – Adam Kho with Stuart Tan
2. The Seven Habits of Highly Effective People – Stephen R. Covey
3. Financial Revolution – Tung Desem Waringin
4. Blue Ocean Strategy – W. Chan Kim & Renee Mauborgne
5. Billionaire in Training – Bradley J. Sugars
6. Instant Series by Bradley J. Sugars:
a. Instant Leads
b. Instant Promotions
c. Instant Sales
d. Instant Profit
e. Instant Cashflow
f. Instant Systems
g. Instans Team Building
h. Silakan ditambahkan sesuai kebutuhan
9. Tempat, Waktu & Konsumsi
• Dianjurkan tempat yang tidak berbiaya mahal, tidak bising
• Tempat pertemuan sebaiknya dibuat bervariasi. Di alam terbuka & tempat-tempat yang bisa memberikan inspirasi sangat dianjurkan
• Dianjurkan seminggu sekali
• Durasi pertemuan 2~3 jam
• Konsumsi yg sederhana shg tidak memberatkan anggota
10. Media komunikasi
• Buat media komunikasi antar anggota (SMS, Blog, milis, Facebook dll)
11. Leveling
i. Level Start Up : omset bisnis 0 – 500 Jt / thn
ii. Level Growing-1 : omset bisnis 500 Jt – 1 M / thn
iii. Level Growing-2 : omset bisnis 1 M – 10 M / thn
iv. Level Growing-3 : omset bisnis 10 M – 100 M / thn
v. Level Growing-4 : omset bisnis diatas 100 M / thn
Untuk wilayah dengan anggota yang sudah cukup banyak maka sistem leveling ini bisa diterapkan, namun apabila anggotanya masih sedikit maka antar level bisa digabung.
12. Kewajiban Membina Kelompok MM Lainnya
Setiap anggota kelompok mastermind pada level growing wajib membina kelompok lainnya yg berada pada level di bawahnya. Kewajiban pembinaan ini menjadi tanggungjawab kelompok mastermind dan bukan perorangan.
13. Tujuh Rahasia
Tujuh rahasia untuk menciptakan dan mempertahankan sebuah kelompok mastermind yang sukses adalah sebagai berikut:
1. Kita harus mempunyai tim dengan sudut pandang dan latar belakang yang beraneka ragam.
Karena kita menginginkan perspektif yang berbeda, maka orang-orang dalam tim harus berasal dari industri atau bidang keahlian yang berbeda pula. Ketika megembangkan atau menyusun ulang ide-ide dari perspektif yang berbeda, ide yang lebih baik biasanya akan diperoleh.
2. Pilihlah seseorang untuk memimpin kelompok
Jika mastermind beranggotakan lima atau lebih, maka sudah saatnya menunjuk seorang pemimpin. Pemimpin akan menjaga tim tetap di jalan yang tepat. Membantu semua orang dalam membuka pemikiran mereka pada saat proses menghasilkan ide.
3. Buatlah sebuah tujuan bersama.
Sebuah tim akan efektif jika tujuan atau hasil yang ingin dicapai jelas. Hampir semua mastermind yang kekurangan visi dan sebuah tujuan bersama akan mengalami kegagalan.
4. Milikilah agenda
Agenda ini sangat penting untuk menjaga tim mastermind tetap terfokus pada saat pertemuan.
5. Bukalah pikiran.
Masing-masing anggota tim harus tetap terbuka. Ketika sebuah ide pertama kali dikemukakan, catatlah ide tersebut tanpa melakukan perubahan. Baru setelah semua ide dikemukakan, baru diteliti satu persatu. Kembangkanlah masing-masing ide sehingga diperoleh ide yang lebih bagus. Lalu pilihlah ide yang paling efektif, dan ambillah tindakan.
6. Berikan waktu tertentu dan adakanlah pertemuan secara teratur.
Pertemun yang efektif sebaiknya setiap minggu, atau minimal dua kali sebulan. Pertemuan yang teratur dan konsisten sangat penting. Jika tidak, momentum dan antusiasme akan menurun.
7. Bersenang-senanglah.
Bersenang-senanglah, have Fun... Ini adalah hal yang paling penting. Karena jika kita dan semua orang yang ada dalam kelompok mastermind bergembira, maka kualitas dari ide-ide akan naik.
Sumber : Meet And Grow Rich by Joe Vitale and Bill Hibbler
Point-point bermastermind ini sedang disusun dan dikembangkan oleh:
Mastermind Cipasera 1 (www.tdacipasera.co.cc) dan group MM yang lain yang nantinya akan dibakukan oleh Divisi MM TDA untuk dijadikan panduan MM TDA
24 Mei 2009
Tentang Mastermind

Pendapat Les Brown (co-author buku Kekuatan Dari Fokus) mengenai kelompok mastermind:
"Kelompok mastermind kami terdiri dari lima orang. Masing-masing orang memiliki bisnisnya sendiri, terdiri dari industri yang berbeda-beda. Saat ini kelompok kami sudah empat belas tahun berkumpul. Kami tidak bersosialisasi banyak di luar pertemuan bulanan. Selama berkumpul semua orang pernah mengalami berbagai kesulitan dan menikmati berbagai prestasi. Topik diskusinya mencakup tantangan dan peluang bisnis yang ada; bagaimana caranya menciptakan presentasi yang efektif; di mana ibsa ditemukan modal ventura; dan bagaimana cara memecat karyawan kunci. Kami juga pernah mengalami kesulitan dalam pernikahan, masalah dengan anak remaja, persoalan kesehatan, krisis keuangan dan perubahan karir. Beberapa pertemuan kami pernah emosional, di mana air mata dikucurkan tanpa sungkan. Kami sekarang menikmati ikatan yang mengagumkan dan kekayaan mengetahui bahwa ketika siapa pun membutuhkan bantuan, empat orang siap dan mau memberikan bantuan segera. Sungguh posisi yang penuh kuasa. Waktu dan upaya yang dicurahkan benar-benar layak".
Ajakan pembentukan mastemind dari sang Jendral TDA, pak Roni Yuzirman :
Pembentukan TDA Mastermind Group (kelompok pemikir utama) sudah saya utarakan sejak lama. Mungkin ada beberapa member yang ingat. Mastermind Group ini penting. Banyak orang sukses melakukannya. Pak Tung, Anthony Robbins, Mark Victor Hansen, semua punya kelompok mastermind.
Sebenarnya bagi yang muslim, hal ini bukanlah hal baru. Nabi Muhammad melakukannya pada masa awal dakwah. Istilahnya adalah halaqah atau liqa'. Kira-kira mirip seperti itu. Kalau di intelijen istilahnya adalah sistim sel. Bisnis MLM sebenarnya mengadopsi sistim dakwah nabi ini.
Tapi, jangan anggap enteng sistim sel ini. Dalam waktu singkat kota Mekkah dapat ditaklukkan karena berjalannya sistim ini. Fenomena PKS 'menaklukkan' Jakarta dan sebagian Indonesia juga karena efektifnya sistim ini. PKS bisa sukses karena sistim pengkaderan yang canggih ini. Hal ini kelihatannya mulai dicontoh oleh partai-partai lain.
Di TDA sendiri sistim kita sebenarnya mengacu ke sistim sel ini. Jadi, kita sebenarnya tidak mencari jumlah member yang banyak. Member yang sedikit saja tapi berkualitas. Sedikit tapi efektif dan kuat. Makanya kita selalu dorong interaksi sesama member dalam setiap kegiatannya.
Berikut ini akan saya kutip latar belakang dan urgensinya pembentukan kelompok mastermind dari bukunya Mark Victor Hansen dkk berjudul Kekuatan dari Fokus (halaman 182-185):
Mastermind Group, sesuai namanya, menuntut pemikiran bersama. Awalnya sudah ada sejak dulu. Socrates menikmati perdebatan seru dan peluang berbagi ide serta wawasan. Anggotanya idealnya adalah 5-6 orang yang ingin mengembangkan hubungan baik jangka panjang.
Maksud utama mastermind group adlah memberikan dukungan satu sama lain secara emosional, pribadi, maupun profesional. Dalam forum ini, anggota saling berbagi ide serta informasi, sekaligus mendiskusikan topik-topik berarti serta tantangan sehari-hari. Kalau anda pilih orang yang TEPAT, sistim dukungan yang mengagumkan ini bisa dinikmati bertahun-tahun. (Komentar saya: sistim ini sebenarnya sudah berjalan di komunitas TDA dalam forum milis).
Ada empat tindakan yang diperlukan untuk mewujudkan konsep ini:
1. Pilihlah orang yang tepat.
Mulai dengan 1-2 orang dulu dan secara bertahap menambahnya. Juga ada baiknya memasukkan orang-orang yang mempunyai pengalaman sukses sejati dlam bisnis, atau telah mengatasi situasi-situasi pribadi yang menantang. Membernya dianjurkan dari industri yang berbeda. Campuran berbagai pengalaman serta latar belakang akan menambah kedalaman serta variasi.
2. Semua orang harus membuat komitmen.
Kelompok mastermind dirancang sebagai sistim dukungan jangka panjang. Ini bukanlah orang-orang sembarangan. Harus ada kesepakatan awal tentang kebijakan pemberhentian. Jangan sampai tercipta gejala "apel busuk dalam keranjang", di mana seorang individu yang mengendalikan atau negatif itu mendominasi keseluruhannya.
Tingkat komitmen akan menentukan seberapa sukses kelompok mastermind ini jadinya. Komitmen menuntut kehadiran yang teratur, kesediaan untuk berpartisipasi, dan kesepakatan untuk merahasiakan apa pun yang diceritakan dalam kelompok.
Manfaat sesungguhnya akan terasa hanya ketika ada kepercayaan yang tinggi di dalam kelompok.
3. Putuskan kapan, di mana, seberapa sering dan berapa lama andna ingin berkumpul.
Dua tiga jam setiap bulannya adalah aturan yang baik, atau boleh lebih sering. Ada yang memilih waktu sarapan di tempat yang rileks, ada yang memilih wkatu makan malam selepas hair kerja. Kembali, beppulang kepada anda. Pilihlah lokasi di mana anda tidak terganggu oleh telepon, faks atau orang lain. Jadikanlah aturan untuk mematikan telepon seluler ketika sedang berkumpul. Jangan perlakukan kelompok mastermind ini sebagai rapat. Ini adalah waktu istimewa dengan orang-orang istimewa. Jadi, maksimalkanlah peluangnya untuk fokus kepada persoalan yang ada.
4. Apa yang dibicarakan?
Pilihlah pemimpin peran utamanya agar menjaga percakapan tetap berlangsung dan memberikan waktu yang sama bagi semua orang. Lalu ajukan pertanyaan: "Bagaimana kabarnya dengan kehidupan bisnis?", dan "Bagaimana kabarnya dengan kehidupan pribadi?" Bergiliranlah (ini mirip WIFLE di Action Intl).
Pertanyaan baik lainnya adalah, "Apakah tantangan terbesar yang kamu hadapi sekarang ini?" Juga, diskusikanlah dan dukunglah sasaran-sasaran masing-masing. Inspirasikanlah semua orang untuk meraih apa yang mereka inginkan. Doronglah mereka untuk berpikir besar dan perkenalkanlah mereka kepada orang yang bisa mempercepat kemajuan mereka.
Terkadang anda mungkin perlu menyiapkan topik khusus. Ada baiknya juga kalau anda mencadangkan waktu bagi seseorang yang mempunyai kebutuhan khusus - krisis keuangan atau masalah kesehatan yang perlu diatasi. Situasi-situasi seperti itulah yang benar-benar menciptakan ikatan di antara kelompok mastermind. Manfaatkanlah peluang ini untuk membantu dengan cara apa pun untuk memecahkan persoalannya. Kalau timbul situasi mendesak, anda selalu dapat mengadakan pertemuan mendadak untuk menanganinya dengan segera.
Wassalam.
Langganan:
Postingan (Atom)
