15 April 2009

Cara berpikir orang kaya dan orang miskin

Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin.

Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya
bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).

Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.

Kenapa orang miskin bablas miskin ?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :
Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.

Pertanyaannya :
Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?

Simpan Sekarang
...... untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download eBook 24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,- dan seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,-

klik disini : http://www.tdwuniversity.com/

14 April 2009

How to out from routine job

Membaca email teman2 di Bekasi tentang kesulitannya untuk mengatur waktu antara ide, keluarga dan pekerjaan kantor, saya teringat beberapa tahun yang lalu waktu masih jadi karyawan. Saya mau berbagi pengalaman, perasaan, dsb-nya disini.
Hal ini juga saya sampaikan ke mas Heru Utomo(.....yang telah me-wawancarai saya dalam rangka untuk menerbitkan buku ) mengenai alasan saya kenapa harus resign

Terakhir saya dulu kerja sebagai marketing di perusahaan komputer dengan pendapatan yang bagus. Gaji nggak pernah saya tengok, komisi kantor sebulan bisa Rp. 15jt-an belum lagi di tambah usaha sampingan yang saya jalanin seperti investasi, reksadana, pakaian, sepatu, dll.
Tetapi ada sesuatu yang hilang.... semakin bertambah pendapatan sebagai karyawan maka saya semakin tersiksa.... ada pergolakan batin antara masih tetap sebagai karyawan atau buka usaha sendiri.
Hati saya nggak tenang karena saya merasa sudah melakukan korupsi.... yaitu korupsi waktu dan fasilitas. Sedikit banyak fasilitas dan waktu kantor saya pergunakan buat kemajuan usaha saya. Akhirnya dengan nekat pada tahun 2003 akhir saya resign dan mendirikan usaha baru dengan teman.
Usaha dengan teman akhirnya hancur berantakan setelah 5 tahun (.... untuk hal ini akan saya share di lain waktu)dan sekarang saya sudah punya baru lagi.

Seiring dengan berjalannya waktu, saya menyadari, ada beberapa hal yang menjadi alasan yang sangat kuat buat saya untuk segera Resign.

1. Perasaan berdosa karena telah berbohong
Berbohong kepada perusahaan karena waktunya ada yang saya pergunakan untuk kepentingan pribadi. Untuk hal ini mau nggak mau sebagai karyawan, kita tetap menggunakan fasilitas kantor dalam memajukan bisnis. Waktu itu saya punya target bahwa dalam 1 tahun ke depan saya harus segera keluar. Hati jadi tidak tenang dalam bekerja.

2. Tidak bisa fokus pada pekerjaan
Karena konsentrasi terpecah antara bisnis sendiri dan kerjaan kantor, maka hasil yang di dapat juga tidak maksimal, semua serba nanggung. Sebagai contoh di saat jam kerja untuk kantor tiba-tiba ada muncul ide atau telpon dari customer yang harus segera di tindak lanjuti. Saya dalam posisi bingung mana yang harus saya dahulukan..... Hal ini yang mendorong saya untuk segera keluar biar bisa fokus.

3. Menikmati kebebasan
Saya sejak SMA suka olahraga yang menantang seperti naik gunung, climbing, ju jitsu dll. Saya tidak senang terikat, prinsip saya selagi saya masih bisa maka saat itu juga harus saya lakukan. Sejak kuliah saya sudah jalan-jalan keliling jawa, ke gunung Rinjani di Lombok, Gunung Kerinci di Sumatra dan tempat2 lainnya. Saya berfikir... dulu waktu masih kuliah dalam kondisi uang terbatas saya masih bisa jalan-jalan terus kenapa sekarang setelah ada uang saya nggak bisa jalan-jalan...? Alasan untuk menikmati hidup ini yang membuat saya harus segera keluar.
Semakin tahun akhirnya makna kebebasan bukan hanya masalah jalan-jalan tetapi sudah mengarah ke hal-hal lain seperti kebebasan beramal, kebebasan menuangkan ide, kebebasan financial, kebebasan waktu.

Untuk tahap awal itu sangat-sangat berat, Saya pasang target paling lama 3 tahun bisnis harus sudah bisa saya tinggal dan berkembang. Komposisi untuk tahap awal dirubah, untuk bisnis 80% dan keluarga 20%, kenapa.... karena ini adalah tahap awal perjuangan dan yang paling berat adalah saya harus memberikan pengertian kepada keluarga dan mengencangkan ikat pinggang.

Dengan berbagai macam persoalan yang ada dalam mengembangkan bisnis, saat ini waktu saya malah lebih banyak buat keluarga. Kantor saya setting di rumah (kawan-kawan MMB5 pasti tahu bagaimana ruang kerja saya.....).
Disaat orang lain masih sibuk meeting pada jam 10, saya masih sempet jemput sekolah atau main PS dengan pakai celana pendek. Sore hari kalau mau jalan-jalan sama keluarga ke carefour atau nonton film nggak usah nunggu hari libur, bisa saya lakukan setiap saat. Olah raga pagi jam 5.30 bisa saya lakukan dengan santai sambil ngelihat orang-orang yang buru-buru berangkat kerja, melihat ibu2 dengan muka sedih melihat buah hatinya yang menangis karena di tinggal sama pembantu di rumah.
Saat ini waktu saya banyak buat keluarga dan saya bisa ngatur sendiri waktu buat bisnis dan waktu buat keluarga.

Saran saya buat yang masih TDB/Ampibi/apapun namanya yang ingin segera keluar dari rutinitas.... segeralah bangun mimpi dan tentukan target 1 tahun dari mulai start harus sudah resign, jangan kelamaan nanti akan membuat pikiran jadi tumpul.
Saya berterima kasih kepada kawan2 di MMB5 Bekasi yang banyak memberikan inspirasi untuk membuat saya semakin cepat berubah.

12 April 2009

Bulan April... Habis Gelap Terbitlah Terang

Bulan april ini adalah bulan yang penuh berkah buat diriku pribadi dan salah satunya adalah dari perjalanan bisnis yang saya alami.

Pada bulan April tahun 2004 saya bertiga dengan kawan mendirikan usaha yang bergerak di bidang Teknologi Informasi. Beragam klien yang saya dapatkan mulai dari perorangan, sekolah, BUMN, Pemerintahan, perusahaan swasta kecil menengah dan besar.
Pemerintah mulai dari PEMDA sampai ke beberapa dinas yang tersebar di beberapa pulau di luar jawa.
Toko komputer ada 4 yaitu di Jakarta, Bogor, Cikampek dan Purwakarta. Karyawan ada 15 orang, mobil ada 3, dan beberapa aset barang yang numpuk sampai sewa rumah buat gudang.
Omzet dan margin bisa LEBIH dari yang saya harapkan.

Pada bulan April tahun 2008 semua usaha hancur berantakan, semua yang saya miliki waktu itu hilang dalam sekejap (ada cerita panjang dibalik itu....). saya benar2 di posisi 0 (NOL BESAR). Uang, barang, motor semua hilang dan kerjasama ber-3 dengan teman juga hancur berantakan. Masih meninggalkan hutang ke beberapa orang dan juga hutang KTA Rp. 20.000.000,-
Pada tanggal 24-April-2008 saya mendirikan usaha baru lagi bernama CV. PRADANA KOMPUTER yang bergerak di bidang komputer dengan modal Database Customer. Semua usaha saya jalankan dengan hutang ke kawan atas dasar kepercayaan. Saya diberi pinjaman barang dengan bayar belakangan.

Pada bulan April 2009 semua-nya berbanding terbalik dengan tahun lalu. Belum 1 tahun saya sudah bisa beli mobil lagi biarpun bukan mobil baru. Motor sekarang menjadi 2 unit, Customer, karyawan semakin bertambah. Omzet mendekati usaha saya yang pertama. Semua hutang2 80% sudah saya lunasin. KTA juga sudah lunas.

Pelajaran yang saya dapatkan dari kejadian ini adalah saya ditunjukkan lagi kebesaran dari ALLAH. Di usaha yang pertama, kami selalu melupakan anak yatim yang sudah kita bina, uang zakat, sedekah tidak pernah diberikan dengan alasan masih ada keperluan.
Setelah kejadian bulan April 2008, semua saya rubah. Zakat minimal 10% dari margin kotor. Setiap bulan diusahakan anak yatim/zakat selalu bertambah dan alhamdullilah sekarang sudah ada beberapa anak yatim dan janda miskin yang saya bantu. Hutang dengan siapapun (orang, negara, Tuhan) harus segera dibayar.

Semoga kejadian ini tidak terulang lagi kepada saya dan juga kepada teman-teman saya. Semoga ini bisa dijadikan pelajaran berharga untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

27 Januari 2009

BlackBerry 8320 Dewa Penolong

Hari ini email saya yang dari Hotmail.com data-nya diacak-acak sama orang lain. Orang tersebut mengirim ke semua data contact yang ada di Hotmail.com. Isi beritanya adalah meminta bantuan sejumlah uang untuk ditransfer melalui WESTERN UNION ke alamat yang ada di email.
Hari itu juga banyak client saya yang menanyakan secara langsung ataupun lewat email lain/YM.
Saya tidak bisa sign in ke Hotmail karena password sudah diganti..... pusing....

Tidak beberapa lama saya baru menyadari bahwa email dari Hotmail ternyata masih bisa masuk lewat BlackBerry 8320 saya. Yang saya heran kenapa email ini masih bisa masuk padahal pada waktu setup saya diminta untuk memasukkan user dan password di BlackBerry. Saya berasumsi password di BlackBerry tidak berubah.

Akhirnya saya reset password saya dengan mengirimkan feedback email ke hotmail saya dan saya tidak menggunakan alternate email karena alternate email-nya juga sudah dirubah.
Tak berapa lama saya dapat reply dari Hotmail dan saya diminta untuk mengikuti step yang ada. Saya copy link yang ada kemudian paste ke browser dan........ Alhamdullilah email saya bisa ke-reset dan langsung saja saya rubah semua data yang ada terutama tanggal lahir, password, nama orang tua dll.

Yang masih jadi ganjelan saya adalah kenapa password email Hotmail di BlackBerry tidak ikut berubah padahal password-nya saya pakai yang lama....?

TANYA KENAPA.....

Untuk info lebih lanjut bisa kunjungi http://www.prakom.com